Senin, 30 Maret 2020

VIRUS COVID-19 PANDEMI PEMBAWA PERUBAHAN





Covid-19 atau SARS-CoV-2 menjadi penyebab perubahan yang terjadi pada seluruh dunia, karena penyebarannya sangat cepat, sehingga menginfeksi banyak orang disetiap negara, para ilmuwah di seluruh dunia meneliti untuk membuktikan asal usul dari virus ini, SARS-CoV-2 yang diklaim berasal dari rekayasa genetika. Namun, Studi yang dilakukan membuktikan bawah virus ini berasl dari epidemi alami. Kristian Andersen, PhD seorang profesor imunologi dan mikrobiologi di Scripps Research, melakukan penelitian gabungan dengan beberapa peniliti dari berbagai lembaga. Ada beberapa kemungkinan yang mungkin terjadi penyebab meluasnya virus corona. Kemungkinan pertama, yaitu virus berevolusi di keadaan patogen saat ini melalui seleksi alam di inang non-manusia, kemudian melompat ke manusia. Pada kemungkinan ini menunjukkan bagaiamana wabah ini muncul, dengan perantara penularan manusia dari musang (SARS) dan unta (MERS).
Para Peneliti mengusulkan kelelawar sebagai penyebab yang paling mungkin untuk SARS-CoV-2, karena virus ini sangat mirip dengan virus corona pada kelelawar. Akan tetapi, tidak ada satu kasus penularan langsung dari kelelawar ke manusia yang tercatat, hal ini menunjukkan kemungkinan perantara yang terlibat antara kelelawar dan manusia. Dalam kemungkinan ini, kedua spike protein SARS-CoV-2 bagian RBD yang mengikat sel dan situs pembelahan yang membuka celah untuk virus, akan berevolusi ke kondisi saat ini sebelum memasuki manusia. Pada kasus ini, epidemi saat ini mungkin akan muncul dengan cepat segera setelah manusia terinfeksi. Karena, virus telah bermutasi yang membuatnya menjadi pantogen dan dapat menyebar di antara manusia.
Kemunginan lain, versi virus non-patogenik melompat dari inang hewan manusia, kemudian berevolusi menjadi kondisi patogen dalam populasi manusia. Sebagai contoh, beberapa virus corona dari pangolin, hewa armadilo yang ditemukan di Asia dan Afrika memiliki struktur RBD yang hampir sama dengan SARS-CoV-2. Virus corona dari trenggiling bisa ditularkan ke manusia, baik secara langsung atau melalui inang perantara seperti musang. Karakteristik spike protein lain yang berbeda dari virus SARS-Cov-2, situs pembelahan dapat berevolusi dalam inang manusia. Kemungkinan evolusi itu terjadi melalui proses terbatas yang tidak terdeteksi dalam manusia sebelum awal epidemi. Para peneliti menemukan bahwa pembelahan virus SARS-CoV-2 mirip dengan pembelahan strain flu burung yang telah terbukti menularkan dengan mudah diantara orang-orang. Virus SARS-CoV-2 dapat bermutasi seperti pembelahan yang ganas di dalam sel manusia dan segera menjadi epidemi saat ini, sebab, virus corona mungkin akan jauh lebih mampu menyebar diantara manusia.



Pandemi virus corona yang terjadi menyebabkan berbagai negara menerapkan kebijakan untuk pencegahan penyebaran virus semakin meluas, tak terkecuali pemerintah indonesia. Karena semakin banyaknya jumlah orang yang terinfeksi virus corona, membuat pemerintah menerapkan berbagai himbauan untuk menjaga jarak antara masyarakat atau biasa disebut dengan social distancing. Mulai dari imbauan bekerja di rumah bagi pekerja dan karyawan yang memungkinkan, meliburkan sekolah hingga membatasi kegiatan yang melibatkan banyak orang. Kondisi ini tentu berdampak terhadap perekonomian di Indonesia, perekonomian secara global otomatis juga terganggu. Berbagai lembaga internasional telah merevisi turun proyeksi pertumbuhan ekonomi global tahun ini. International Monetary Fund (IMF) menyebut, penyebaran virus corona yang terbilang cepat akan menghapus harapan pertumbuhan ekonomi tahun 2020. Direktur Pelaksana IMF Kristalina Georgieva mengatakan, akibat virus ini, sepertiga dari 189 negara anggota IMF akan terkena imbasnya. Georgieva mengatakan IMF saat ini memprediksi pertumbuhan ekonomi global 2020 akan berada dibawah level 2,9% dan perkiraan revisi akan dikeluarkan dalam beberapa minggu mendatang. Perubahan ini menggambarkan lebih dari penurunan 0,4 poin persentase dari tingkat pertumbuhan 3,3% 2020 yang IMF perkirakan pada januari berdasarkan meredanya ketegangan perdagangan AS-China.
Melambatnya ekonomi global tentu akan berdampak pada ekonomi di dalam negeri. Di Indonesia, menteri keungan ibu Sri Mulyani bahkan telah menyusun beberapa skenario pertumbuhan ekonomi tahun ini di tengah ancaman virus corona. Menurut ibu Sri Mulyani, efek wabah virus corona terhadap ekonomi diperkirakan masih dapat diatasi sehingga ekonomi tumbuh diatas 4% pada tahun ini. Namun dengan skenario yang lebih berat, ekonomi Indonesia diproyeksi hanya akan tumbuh 2,5% dan bahkan 0%. Sementara itu, Bank Indonesia juga merevisi proyeksi pertumbuhan ekonomi Indonesia tahun ini dari semula 5%-5,4% menjadi hanya 4,2%-4,6%.
Demi memperkecil efek yang ditimbulkan dari virus corona bagi perekonomian, pemerintah menyiapkan berbagai stimulus yang ditujukan bagi masyarakat dan sektor-sektor yang terdampak. Pemerintah masih akan terus mengeksplorasi berbagai langkah yang bisa dilakukan untuk membendung efek COVID-19 terhadap perekonomian

Sumber :
https://finance.detik.com/berita-ekonomi-bisnis/d-4936477/ngerinya-dampak-corona-ke-ekonomi-ri
https://www.suara.com/tekno/2020/03/24/102308/terungkap-inilah-asal-usul-nama-virus-corona
https://bisnis.tempo.co/read/1324240/efek-corona-inaca-ada-maskapai-yang-mulai-merumahkan-pegawai/full&view=ok
https://www.suara.com/tekno/2020/03/27/074500/dua-yang-menjadi-satu-asal-muasal-virus-corona-pemicu-covid-19
https://fokus.kontan.co.id/news/ekonomi-porak-poranda-akibat-corona-bagaimana-langkah-penyelamatan-oleh-pemerintah-1?page=all
https://www.kompas.com/sains/read/2020/03/18/193100223/bukan-rekayasa-genetika-studi-menguak-asal-usul-virus-c

 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

DAMPAK POSITIF VIRUS CORONA TERHADAP PEREKONOMIAN INDONESIA

Dengan mewabahnya virus corona membuat pemerintah sebagai pengelola keuangan negara tidak tinggal diam ketika perekonomian nasional t...